Universitas Negeri Malang (disingkat UM) adalah perguruan tinggi negeri di Malang, Indonesia, yang berdiri pada 18 Oktober 1954. Merupakan perubahan dari IKIP Malang, yang merupakan IKIP tertua di Indonesia. Singkatan resmi dari namanya adalah "UM" yang merupakan akronim dari Universitas Negeri Malang.Rektor UM saat ini adalah Prof. Dr. H. Soeparno untuk masa jabatan 2005-2010.Fakultas
Universitas Negeri Malang memiliki 7 fakultas dan 1 Program Pasca Sarjana (PPS), yaitu:- Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
- Fakultas Sastra (FS)
- Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
- Fakultas Ekonomi (FE)
- Fakultas Teknik (FT)
- Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
- Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
Lembaga
1. Lembaga Penelitian
Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang lahir setengah abad yang IaIu. Semula lembaga ini dinamakan Pusat Penelitian sebagai bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IKIP MALANG. Seiring dengan perkembangannya yang begitu pesat, pada tahun 1982 Pusat Penelitian memisahkan diri dan LP3M menjadi unit yang berdiri sendiri, menjadi Pusat Penelitian IKIP MALANG. Lebih lanjut, seiring dengan perkembangan yang semakin pesat, pada tahun 1993 Pusat Penelitian ini ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Penelitian IKIP MALANG. Namun, setelah diterbitkannya Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93, tertanggal 4 Agustus 1999, tentang Perluasan Mandat IKIP Malang menjadi Universitas Negeri Malang, Lembaga Penelitian IKIP MALANG menjadi Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang (UM)
2. Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Di samping menjalankan fungsi pengembangan pendidikan, Perguruan Tinggi (PT), dan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), LPM juga melaksanakan fungsi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, yaitu kegiatan pengembangan penelitian yang hasil-hasilnya ditindaklanjuti dengan penyebarluasan dan penerapannya bagi kepentingan masyarakat.Penyebarluasan dan penerapan hasil-hasil kegiatan kepada masyarakat dilakukan melalui serangkaian program/kegiatan beserta evaluasinya dengan maksud untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dan agar bermanfaat bagi peningkatan kemandirian, ketrampilan, dan kesejahteraan masyarakat.Koordinasi penyelenggaraannya dilakukan secara melembaga dengan mengembangkan program/kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang produktif dan memanfaatkan secara optimal sumber daya yang ada secara terpadu dan berkesinambungan, termasuk menciptakan dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga, dinas, dan instansi terkait, merespon secara aktif dan kongkrit pada setiap peluang proposal penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, program vucer, dan program pengembangan budaya kewirausahaan dari Dirjen PT atau pihak lainnya.













Lain lagi dengan Taman Wisata Air Wendit. Konon, dulu seorang pertapa bernama Wandito yang pertama kali menemukan mata air di kawasan ini hingga menjadi tempat mandi dan sumber air bagi masyarakat sekitar. Ketika TC mendatanginya, taman seluas 11,5 hektar ini masih dalam tahap pembangunan yang dimulai sejak tahun 2006. Diperkirakan pembangunan fasilitasnya selesai tahun 2008 sekaligus menjadi taman wisata air terbesar di Jatim yang dilengkapi dengan penginapan dan sarana bermain seperti water boom dan jet ski.
yang pemandangannya menghadap langsung ke danau buatan. Selain itu lapangan golf, lapangan bola, taman bermain, dan beberapa perahu yang dapat disewa untuk berkeliling danau sambil memancing. Di bendungan ini dihuni beragam ikan seperti mujair, nila, dan lainnya. Pengunjung dapat menikmati ikan-ikan tersebut di restoran.





















Tak cuma kebun apel, banyak hal bisa dinikmati di kota ini. Mulai dari wisata budaya sampai wana wisata . Punya rencana untuk jalan-jalan bersama keluarga saat Lebaran nanti? Cobalah pilih
Kini, mulailah menjelajahi Kota Batu. Wilayah yang secara resmi menjadi daerah tingkat II sejak 17 Oktober 2001 ini menawarkan obyek wisata yang sangat beragam. Ada pemandian air panas Cangar, air terjun Coban Talun, gua Coban Jepang, Coban Talon, pemandian
Kini, cobalah suasana yang lain. Bagaimana jika Anda mengunjungi salah satu objek wana wisata di Kabupaten Malang, yakni air terjun Coban Rondo. Terletak 12 km dari Kota Batu, Coban Rondo adalah air terjun yang memiliki ketinggian 60 m. Dibanding obyek wana wisata lainnya, Coban Rondo terhitung paling mudah dijangkau. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi tempat ini.
Melancong ke Malang, belum lengkap bila tak mengunjungi objek wisata budaya. Di wilayah Malang, bertebaran sejumlah candi. Candi Singosari, salah satunya. Candi ini terletak sekitar 12 km dari pusat kota Malang ke arah utara, tepatnya di Desa Singosari. Sejarah mencatat, candi ini didirikan pada tahun 1304 dan merupakan bagunan terakhir yang didirikan dinasti Singosari. Sayang, pembangunan candi itu sepertinya belum sempat selesai. Meski demikian, berwisata ke Candi Singosari dapat menambah pengalaman dalam melakukan wisata budaya.